TRANSFORMASI

Posted: 28/09/2009 in DARI SAYA

Dahi saya mengerenyit, hati saya bertanya ” WHY?”, ini terjadi di salah satu ruang kelas tempat saya menyerap ilmu di salah satu Universitas terkemuka di Indonesia. Saat itu sang Nara Sumber bercerita banyak tentang kesuksesan dan keberhasilan hidup yang dijalaninya  lurus – lurus saja tanpa ada ATHG ( ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan) yang berarti. Istilah ATHG masih dipake ga ya  di kegiatan P4 ( pedoman penghayatan pengamalan Pancasila )?.

Kernyit dahi dan tanya hati datang saat beliau berbicara tentang anaknya, yang saat tingkat SMP menempuh pendidikan di sekolah Islam terkemuka. Namun saat berlanjut ke tingkat SMA ( atau SMU? ), beliau memutuskan untuk menyekolahkan anaknya pada sekolah di bawah naungan yayasan agama lain. Dengan bangganya dia mengatakan bahwa di sekolah tersebut merupakan sasaran ditebarkannya BEASISWA yang berasal dari universitas dari salah satu negara terkemuka di Asia.

Saya heran ( karena dengan keterbatasan pikiran saya, ternyata saya tidak  mampu menalar dan membenarkan apa yang beliau lakukan terhadap anaknya ), dan keheranan itu berasal pada sebuah kenyataan bahwa di negeri yang mayoritas muslim dengan banyak yayasan yang menaungi sekolah dengan bobot materi ke Islaman yang kental di dalamnya, ribuan anak didiknya mengalami TRANSFORMASI KEYAKINAN ( aduh mak, kayaknya ketinggian bahasanya ) atau bahkan  GA PUNYA LAGI KEYAKINAN yang disebabkan dahsyatnya pengaruh media yang berkembang membabi buta ( babi lagi di bikin buta )…

Baiklah jika dikatakan bahwa beliau telah memberikan BEKAL yang sangat lebih dari cukup yang dapat mengantisipasi terjadinya TRANSFORMASI KEYAKINAN, namun apakah kita lupa tentang sebuah tragedi yang bernama BATU BOLONG ( boro – boro lupa, denger aja baru ini kali )? Cerita tentang sebuah batu yang gagah perkasa dan sakti mandraguna yang posisinya berada tepat di atas tetesan air, yang akhirnya harus menerima kenyataan bahwa telah terjadi sebuah exposure yang sistematis terhadap dirinya yang dilakukan oleh tetesan air dalam waktu yang alon – alon asal kelakon yang berakibat sangat fatal : ” DIRINYA BOLONG “

Saya berharap dan tentunya berdo’a, mudah – mudahan ini tidak terjadi pada anak beliau. Mudah – mudahan ini adalah hanya sebuah analisa “cetek” yang berasal diri saya yang tidak cerdas dan tidak bisa melihat serta memanfaatkan “PELUANG” seperti yang beliau lakukan. Mudah – mudahan Beliau terus rutin meng up date PAYUNG PELINDUNG bagi anaknya, sehingga tidak terjadi apa yang saya sebut TRANSFORMASI KEYAKINAN.

Komentar
  1. sum mengatakan:

    setuja

  2. Justzul's Blog mengatakan:

    […] in DARI SAYA Tulisan tentang saya TRANSFORMASI yang lalu rupanya harus bersambung. Dengan objek pelaku yang sama, ditempat yang sama dan di […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s