<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Justzul&#039;s</title>
	<atom:link href="http://justzul.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://justzul.wordpress.com</link>
	<description>seperti pemiliknya, halaman ini tidak memilki satu kelebihan pun selain copas sana sini, cantumkan tautan itu ini, barangkali isinya bermanfaat ,silahkan anda copas tanpa harus menunggu persetujuan...untuk menjaga amanat ilmiah dan agar anda tidak disebut plagiat, jangan lupa untuk mencantumkan sumber</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Jan 2012 06:33:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='justzul.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/e693d0df59304952ebdeea48b738da96?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Justzul&#039;s</title>
		<link>http://justzul.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://justzul.wordpress.com/osd.xml" title="Justzul&#039;s" />
	<atom:link rel='hub' href='http://justzul.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Seksualitas bukan ada di tubuh melainkan di pemikiran</title>
		<link>http://justzul.wordpress.com/2012/01/19/seksualitas-bukan-ada-di-tubuh-melainkan-di-pemikiran/</link>
		<comments>http://justzul.wordpress.com/2012/01/19/seksualitas-bukan-ada-di-tubuh-melainkan-di-pemikiran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 06:33:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>justzul</dc:creator>
				<category><![CDATA[DARI SAYA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://justzul.wordpress.com/?p=515</guid>
		<description><![CDATA[Saya sangat setuju dengan apa yang dikatakan oleh Masruchah, Wakil Ketua Komnas Perempuan, bahwa Seksualitas Bukan Ada Di Tubuh Melainkan Di Pemikiran (http://berita.plasa.msn.com/nasional/okezone/article.aspx?cp-documentid=5759961&#38;ocid=tweet). Sekarang yang perlu dicermati dan diwaspadai adalah prosesnya. Proses di mana sebuah pemikiran itu menjadi terisi oleh hal – hal yang berhubungan dengan seksualitas/ khayalan seksualitas alias PIKTOR (PIKIRAN KOTOR). Dan menurut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=515&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="" src="http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s320x320/407369_2455552472707_1368939619_31934681_398402542_n.jpg" title="senja di langit jakarta" class="alignleft" width="320" height="240" />Saya sangat setuju dengan apa yang dikatakan oleh Masruchah, Wakil Ketua Komnas Perempuan, bahwa Seksualitas Bukan Ada Di Tubuh Melainkan Di Pemikiran (http://berita.plasa.msn.com/nasional/okezone/article.aspx?cp-documentid=5759961&amp;ocid=tweet).</p>
<p>Sekarang yang perlu dicermati dan diwaspadai adalah prosesnya. Proses di mana sebuah pemikiran itu menjadi terisi oleh hal – hal yang berhubungan dengan seksualitas/ khayalan seksualitas alias PIKTOR (PIKIRAN KOTOR). Dan menurut saya, ini berhubungan dengan intensitas dan frekwensi seseorang (pria dan wanita) dengan hal – hal yang berbau seks (baca : aurat terbuka). </p>
<p>Lalu lalangnya artis cantik di sinetron dan di banyak acara TV beserta iklan  dengan mode/busana yang mengumbar auratnya, setiap saat hadir. Kemudian tren mode artis tersebut diikuti oleh penggemarnya, sehingga acara pamer aurat  yang awalnya hanya di kotak TV berpindah / menular ke lingkungan sekitar kita, dari mulai rumah tangga, sekolah, kantor, di jalan raya, bahkan tempat ibadah pun kadang kala tak luput dari parade pamer aurat. Sekarang ga perlu susah ngintip,<span id="more-515"></span> sebab semuanya sudah terbuka dan dibuka.</p>
<p>Koran – Koran semacam “Lampu Item” atau “Lampu Kuning” selain menampilkan gambar – gambar yang seronok juga menuliskan kata – kata yang super nyampah (kotor dan jorok).</p>
<p>Majalah semacam “Play Toy”, dengan senjata “artistic” dan “seni” nya memajang pose – pose yang menantang dari artis – artis pada setiap edisinya</p>
<p>Intensitas kontak dengan B3 (bahan beracun berbahaya) yang bernama aurat terbuka tersebut kemudian terjadi lebih modern, melalui sebuah media canggih bernama “Internet” dengan mesin pencari “Mbah Gogel”, yang awalnya hanya dapat di akses melalui komputer, kini sudah tertanam di alat komunikasi (Handphone). Melalui “mbah gogel, aktifitas pencarian aurat terbuka menjadi lebih mudah, tinggal ketik kata kunci, maka akan terhampar jutaan gambar, cerita dan film dengan status B3 (bahan beracun berbahaya) untuk pikiran.</p>
<p>Saya kutip lagi pendapat lain dari si wakil komnas perempuan itu, “Sopan atau tidaknya berpakaian menurut kategori tertentu adalah masalah konteks kenyamanan. Perempuan seharusnya bebas berpakaian sesuai kenyamanan masing-masing”. Hehehe, dia bawa ini ke ranah HAM. Itu dapat saya artikan bahwa menurut beliau selama seorang perempuan merasa nyaman, tidak menjadi masalah bila cara berpakaiannya itu menampilkan paha, belahan pantat, kancut, bokong dan keseksian tubuh , karena itu adalah HAK asasi perempuan.</p>
<p>Itulah yang saat ini terjadi. Kontak – kontak itulah yang mempengaruhi pikiran seorang laki – laki (dan juga perempuan). Ya, pemikiranlah yang akan rusak, dari situ, kerusakan akan berlanjut ke tingkat aplikasi. </p>
<p>Lantas kemanakah dan bagaimanakah orang yang sudah rusak pikirannya itu memenuhi kebutuhan syahwatnya? Aplikasinya adalah onani, aktifitas pacaran, selingkuh, lokalisasi atau cari sasaran untuk di perkosa seperti berita2 kemarin itu.</p>
<p>Jadi, saya mendukung tindakan Polisi yang merazia celana pendek di tangerang itu, bahkan saya mendukung instansi – instansi yang berhubungan langsung dengan masyarakat seperti Lurah, RW dan RT untuk merazia penggunaan celana pendek pengundang syahwat di lingkungannya. Dan tentu saja, saya sebagai Kepala Keluarga akan melarang istri dan anak perempuan serta anak laki – laki saya untuk memakai : celana pendek, celana n baju ketat , celana n baju transparan dan model busana lainnya yang mengumbar aurat mengundang syahwat . Saya tidak rela mereka menjadi santapan mata orang – orang yang sudah rusak pikirannya. Saya pun yakin kalo si Masruchah  dan orang – orang sejenis itu pun tak rela klo anak – anak mereka menjadi santapan mata orang – orang yang sudah rusak pikirannya. Saya bisa membayangkan hancurnya perasaan orangtua yang anaknya mengalami pelecehan seksual.  Dan saya sebagai seorang laki – laki, seorang suami serta seorang bapak, akan terus berusaha meningkatkan kwalitas keimanan saya agar dapat menghindarkan diri saya dengan kontak – kontak aurat mengundang syahwat yang akan mempengaruhi pikiran saya.</p>
<p>Semoga Alloh Subhanallohu wata’ala melindungi kita dan anak cucu kita dari kerusakan pikiran dan ancaman akibat BAHAN BERACUN BERBAHAYA bernama AURAT TERBUKA.</p>
<p>Bravo Polisi Tangerang !!!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/justzul.wordpress.com/515/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/justzul.wordpress.com/515/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/justzul.wordpress.com/515/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/justzul.wordpress.com/515/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/justzul.wordpress.com/515/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/justzul.wordpress.com/515/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/justzul.wordpress.com/515/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/justzul.wordpress.com/515/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/justzul.wordpress.com/515/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/justzul.wordpress.com/515/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/justzul.wordpress.com/515/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/justzul.wordpress.com/515/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/justzul.wordpress.com/515/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/justzul.wordpress.com/515/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=515&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://justzul.wordpress.com/2012/01/19/seksualitas-bukan-ada-di-tubuh-melainkan-di-pemikiran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4285731b25bb90794d49b570e59bbfa4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">justzul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s320x320/407369_2455552472707_1368939619_31934681_398402542_n.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">senja di langit jakarta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Orang Salafy yang Aneh</title>
		<link>http://justzul.wordpress.com/2011/12/27/orang-salafy-yang-aneh/</link>
		<comments>http://justzul.wordpress.com/2011/12/27/orang-salafy-yang-aneh/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 15:39:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>justzul</dc:creator>
				<category><![CDATA[ISINYA INFO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://justzul.wordpress.com/?p=488</guid>
		<description><![CDATA[Bang admin mohon maaf, saya tahu rubrik agama sudah diceraikan dari Kompasiana, sedikit menyinggung tapi ini bukan tulisan tentang agama koq. Saya membahas masalah humaniora secara personal. (Ngeles dengan cerdas.. hehehe). Setelah kemarin saya membahas tentang menyebalkannya kejeniusan seorang teman, sekarang saya akan membahas keanehan seorang teman dengan embel-embel As-Salafy di belakangnya. Teman aneh saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=488&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bang admin mohon maaf, saya tahu rubrik agama sudah diceraikan dari Kompasiana, sedikit menyinggung tapi ini bukan tulisan tentang agama koq. Saya membahas masalah humaniora secara personal. (Ngeles dengan cerdas.. hehehe).</p>
<p>Setelah kemarin saya membahas tentang menyebalkannya kejeniusan seorang teman, sekarang saya akan membahas keanehan seorang teman dengan embel-embel As-Salafy di belakangnya. Teman aneh saya ini bernama Amin Mustangin. Sekarang berjuluk Amin Mustangin As-Salafy. Walau saya post di Fiksiana, ini nyata saudara-saudara.. Check saja profilnya di google nama tersebut.:-P</p>
<p>Saya berteman dengan dia, si Aneh ini, sejak kami SMP. Dulu dia gagap, kumal, baju-bajunya tidak pernah kenalan dengan mahluk yang namanya setrika, Pokoknya sangat tidak gaul deh, suka jadi bahan ledekan teman-teman karena gagapnya itu.<span id="more-488"></span></p>
<p>Sekarangpun demikian. Hanya saja stylenya sedikit berubah. Memakai jubah gamis panjang, celana panjang “cungklang” dan berjanggut lebat.</p>
<p>Mirip dengan gambaran teroris-teroris di kepala kita?</p>
<p>Jangan salah sangka… Salafy itu sangat patuh kepada Ulul Amri.</p>
<p>“Apa yang akan kamu lakukan misalkan rumahmu diambil pemerintah untuk suatu proyek?”</p>
<p>Dia menjawab, “Bersabar”.</p>
<p>Aneh kan? orang-orang jaman sekarang kan jawabnya, “Langkahi dulu mayat saya!”. Ada yang rumahnya dilewati sutet untuk kepentingan bangsa saja malah pada demo mogok makan dan jahit mulut…</p>
<p>“Kalau pemerintah menetapkan hari raya tanggal sekian, apa yang kamu lakukan?</p>
<p>Dia menjawab, “Kami mengikuti pemerintah”.</p>
<p>Aneh kan? Padahal kebanyakan orang memilih untuk ngeyel, menganalisa sendiri, atau mengikuti organisasinya. Termasuk saya. hehehe.</p>
<p>Tidak aneh ya? belum selesai.. anehnya adalah, ketika pengumuman kelulusan SMP, dia tiba-tiba menjadi lulusan terbaik sesekolah, bahkan sekecamatan, mengalahkan saya yang ganteng ini.</p>
<p>Masih belum terlalu aneh? Amin yang gagap dan selalu menjadi bahan ledekan ini pernah mengajar murid-murid SD, pelajaran bahasa Inggris. Toeflnya Amin 750, mengalahkan saya yang ganteng ini yang cuma 450.</p>
<p>Masih belum terlalu aneh? Ketika SMP dia berangkat sekolah dari rumahnya yang puluhan kilometer jauhnya naik sepeda, biasanya tiba di sekolah jam 6 pagi. Lagi-lagi mengalahkan saya yang ganteng ini. Saya sampai di sekolah biasanya bersamaan dengan gerbang akan ditutup.. seringkali gerbang sudah ditutup malah.</p>
<p>Masih belum terlalu aneh? Ketika SMP dia tinggal bersama dengan paman dan bibinya yang jarang di rumah. Orang tuanya merantau ke Jakarta bekerja sebagai petani. Sekecil itu urusan mencuci baju dikerjakan sendiri, pantas bajunya kumal tidak pernah mengenal setrika.</p>
<p>Bahkan pernah ketika saya main ketempatnya, saya mendapati dia tubuhnya penuh lumpur, seorang diri sedang menggali tanah untuk membuat batu bata. Tubuh kecilnya sudah tak terlihat dari atas, cuma gumpalan-gumpalan tanah secara rutin beterbangan ke atas dari dalam tanah menandakan aktifitasnya. Anda tahu pekerjaan membuat batu bata itu seperti apa? pokoknya bukan pekerjaan anak-anak deh..</p>
<p>Masih belum terlalu aneh juga? Beberapa bulan lalu, hari sabtu dia main ke rumah saya di Purwokerto. Kami jalan-jalan keliling Purwokerto mencari onderdil dan aksesoris motor. Pokoknya, berapapun biayanya, asal untuk motor OK lah… jangan heran, Amin sekarang sudah sukses, bekerja sebagai teknisi di PT Holcim Indonesia. Dari ribuan pendaftar, yang diterima hanya 16 orang. Aminlah salah satunya.</p>
<p>Amin bermalam di tempat saya. Sedang mengobrol santai, tiba-tiba dia cerita begini, “Dev, besok pagi kan aku mau lamaran…”</p>
<p>Gludak! Saya tercengang. “Lah ngapain kamu di sini?” Saya berondong pertanyaan, “ Pakaian sudah siap? seserahan sudah siap? Ugorampe lainnya sudah siap? Ortu kamu gimana?”</p>
<p>Jawabnya singkat, “Belum. Gampanglah besok pagi”.</p>
<p>Luar biasa!!! Bahkan saya belum tahu siapa calon istrinya! bahkan katanya dia juga belum terlalu kenal siapa calon istrinya.</p>
<p>Iya saya tahu, sebenarnya dalam Islam pacaran itu tidak ada. Adanya adalah Ta’ aruf. Pun bukan ta’aruf ala Artis Solmed. Ta’aruf yang benar ya ala si Amin ini. Tapi kan.. tapi kan.. Banyak tapinya deh untuk bisa mengaplikasikannya.</p>
<p>Sial! lagi-lagi saya yang ganteng ini kalah. Tahu yang lebih menyebalkan? Ketika kondangan, saya dapati mertuanya adalah seorang pegawai pertamina yang tinggal di perumahan elit pertamina Cilacap. Tahu yang paling menyebalkan? Istrinya itu loh….. Subhanallah….</p>
<p>Masih belum terlalu aneh juga? Ketika sms saya, Amin tidak pernah menulis “Assalamungalaikum..” tetapi menulis, “Bismillah…” hehehe.. Oke oke, ini memang tidak terlalu aneh.</p>
<p>Yang aneh, Amin ini anti dengan yang namanya di foto. Dia hobi fotografi, tetapi hanya memotret bunga dan pemandangan alam saja. Tahu kan alasannya kenapa? Dalam Islam menggambar/menyimpan gambar mahluk bernyawa itu tidak boleh. Ini shahih dan tidak ada bantahan. Hanya saja sekali lagi, Tapi kan.. tapi kan.. Banyak tapinya deh untuk bisa mengaplikasikannya.</p>
<p>Masih belum terlalu aneh juga? Amin ini sekarang istiqomah menghindari yang namanya menyanyi atau mendengakan musik, lagu islami atau nasyid sekalipun. Siapa sih manusia yang tidak suka dengan musik? hampir dipastikan tidak ada… Karena mendengarkan musik atau menyanyi itu enak.. tapi justru karena itu lah… itulah tantangannya.. jangan tanya soal Ayu Ting Ting kepadanya yah, dia gak bakal tahu. Tahu kan alasannya kenapa? Saya bukan ahli agama, ke masjid juga jarang, tapi sebenarnya dalam Islam itu menyanyi/memainkan alat musik/ mendengarkan lagu itu tidak boleh. Ini shahih saudara-saudara… Tidak ada alasan walau untuk berdakwah sekalipun. Hanya saja sekali lagi, Tapi kan.. tapi kan.. Banyak tapinya deh untuk bisa mengaplikasikannya.</p>
<p>Masih belum terlalu aneh juga? Amin ini sangat ketat menjaga hartanya dari riba. Seringan-ringannya dosa riba adalah bagaikan seorang anak yang menzinahi ibunya sendiri. Horor kan? Kita sudah terjebak dalam sistem perekonomian dan perbankan sesat.Tetapi tidak dengan Amin.</p>
<p>Masih belum terlalu aneh juga? Kita bayangkan hidupnya Amin akan hampa, sepi dan membosankan tanpa musik, lukisan/foto narsis-narsisan, serta televisi yang merupakan perpaduan keduanya, susah tanpa perbankan, tertekan karena harus menahan keinginan ini dan itu. Nyatanya TIDAK! Amin terlihat sangat bahagia dan hidupnya damai, tenang, sederhana, lega, dan sepertinya jarang galau, tidak seperti saya.</p>
<p>Apa? masih belum terlalu aneh?<br />
Saya nyerah deh.<br />
Oke, paling aneh adalah jika saya lebih dahulu masuk surga daripada si Amin.<br />
hahahahah… Ngimpi.<br />
Mari perbanyak istighfar dan memohon ampun, semoga setidaknya, kita satu antrian di belakang Amin gitu…<br />
Astaghfirullahhala’dzim…<br />
Astaghfirullahhala’dzim…<br />
Astaghfirullahhala’dzim…<br />
Saya sungguh-sungguh ini.. Bukan guyon..<br />
Eh, tunggu sebentar saudara-saudara,<br />
Bisa jadi bukan Amin yang aneh.. Saya lah yang aneh.. kita lah yang aneh…</p>
<p>Sumber : http://fiksi.kompasiana.com/cerpen/2011/11/13/orang-salafy-yang-aneh/#</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/justzul.wordpress.com/488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/justzul.wordpress.com/488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/justzul.wordpress.com/488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/justzul.wordpress.com/488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/justzul.wordpress.com/488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/justzul.wordpress.com/488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/justzul.wordpress.com/488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/justzul.wordpress.com/488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/justzul.wordpress.com/488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/justzul.wordpress.com/488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/justzul.wordpress.com/488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/justzul.wordpress.com/488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/justzul.wordpress.com/488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/justzul.wordpress.com/488/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=488&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://justzul.wordpress.com/2011/12/27/orang-salafy-yang-aneh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4285731b25bb90794d49b570e59bbfa4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">justzul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PUISI: “Mungkin Saya Sendiri Juga Maling”</title>
		<link>http://justzul.wordpress.com/2011/11/02/puisi-%e2%80%9cmungkin-saya-sendiri-juga-maling%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://justzul.wordpress.com/2011/11/02/puisi-%e2%80%9cmungkin-saya-sendiri-juga-maling%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2011 13:37:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>justzul</dc:creator>
				<category><![CDATA[DARI SAYA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://justzul.wordpress.com/?p=479</guid>
		<description><![CDATA[“MUNGKIN SAYA SENDIRI JUGA MALING” Oleh : Taufiq Ismail Kita hampir paripurna menjadi bangsa porak-poranda, terbungkuk dibebani hutang dan merayap melata sengsara di dunia. Penganggur 40 juta orang,anak-anak tak bisa bersekolah 11 juta murid, pecandu narkoba 6 juta anak muda, pengungsi perang saudara 1 juta orang, VCD koitus beredar 20 juta keping, kriminalitas merebat disetiap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=479&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>“MUNGKIN SAYA SENDIRI JUGA MALING”</strong><br />
Oleh : Taufiq Ismail</p>
<p><img alt="" src="http://www2.muslimedia.web.id/buku-islam/files/2011/02/Jihad-Melawan-Korupsi.jpg" title="JIHAD MELAWAN KORUPSI" class="aligncenter" width="200" height="270" />Kita hampir paripurna menjadi bangsa porak-poranda,<br />
terbungkuk dibebani hutang dan merayap melata sengsara di dunia.<br />
Penganggur 40 juta orang,anak-anak tak bisa bersekolah 11 juta murid,<br />
pecandu narkoba 6 juta anak muda, pengungsi perang saudara 1 juta orang,<br />
VCD koitus beredar 20 juta keping,<br />
kriminalitas merebat disetiap tikungan jalan<br />
dan beban hutang di bahu 1600 trilyun rupiahnya.</p>
<p>Pergelangan tangan dan kaki Indonesia diborgol diruang tamu Kantor<br />
Pegadaian Jagat Raya,<br />
dan dipunggung kita dicap sablon besar-besar: Tahanan IMF dan<br />
Penunggak Bank Dunia.</p>
<p>Kita sudah jadi bangsa kuli dan babu,<br />
menjual tenaga dengan upah paling murah sejagat raya.<br />
Ketika TKW-TKI itu pergi lihatlah mereka bersukacita antri penuh<br />
harapan dan angan-angan<br />
di pelabuhan dan bandara, ketika pulang lihat mereka berdukacita karena<br />
majikan mungkir tidak membayar gaji, banyak yang disiksa malah diperkosa<br />
dan pada jam pertama mendarat di negeri sendiri diperas pula.<span id="more-479"></span></p>
<p>Negeri kita tidak merdeka lagi, kita sudah jadi negeri jajahan kembali.<br />
Selamat datang dalam zaman kolonialisme baru, saudaraku.<br />
Dulu penjajah kita satu negara, kini penjajah multi kolonialis banyak<br />
bangsa.<br />
Mereka berdasi sutra, ramah-tamah luar biasa dan banyak senyumnya.<br />
Makin banyak kita meminjam uang, makin gembira karena leher kita makin<br />
mudah dipatahkannya.</p>
<p>Di negeri kita ini, prospek industri bagus sekali.<br />
Berbagai format perindustrian, sangat menjanjikan,<br />
begitu laporan penelitian.<br />
Nomor satu paling wahid, sangat tinggi dalam evaluasi,<br />
dari depannya penuh janji, adalah industri korupsi .</p>
<p>Apalagi di negeri kita lama sudah tidak jelas batas halal dan haram,<br />
ibarat membentang benang hitam di hutan kelam jam satu malam.<br />
Bergerak ke kiri ketabrak copet, bergerak ke kanan kesenggol jambret,<br />
jalan di depan dikuasai maling, jalan di belakang penuh tukang peras,<br />
yang di atas tukang tindas.<br />
Untuk bisa bertahan berakal waras saja di Indonesia, sudah untung.</p>
<p>Lihatlah para maling itu kini mencuri secara berjamaah.<br />
Mereka bersaf-saf berdiri rapat, teratur berdisiplin dan betapa khusyu’.<br />
Begitu rapatnya mereka berdiri susah engkau menembusnya.<br />
Begitu sistematiknya prosedurnya tak mungkin engkau menyabotnya.<br />
Begitu khusyu’nya, engkau kira mereka beribadah.<br />
Kemudian kita bertanya, mungkinkah ada maling yang istiqamah?<br />
Lihatlah jumlah mereka, berpuluh tahun lamanya,<br />
membentang dari depan sampai ke belakang, melimpah<br />
dari atas sampai ke bawah, tambah merambah panjang deretan saf jamaah.<br />
Jamaah ini lintas agama, lintas suku dan lintas jenis kelamin.<br />
Bagaimana melawan maling yang mencuri secara berjamaah?<br />
Bagaimana menangkap maling yang prosedur pencuriannya malah dilindungi<br />
dari atas sampai ke bawah?<br />
Dan yang melindungi mereka, ternyata, bagian juga dari yang pegang senjata<br />
dan yang memerintah.</p>
<p>Bagaimana ini?</p>
<p>Tangan kiri jamaah ini menandatangani disposisi MOU dan MUO (Mark Up<br />
Operation),<br />
tangan kanannya membuat yayasan beasiswa, asrama yatim piatu dan sekolahan.<br />
Kaki kiri jamaah ini mengais-ngais upeti ke sana kemari,<br />
kaki kanannya bersedekah, pergi umrah dan naik haji.<br />
Otak kirinya merancang prosentasi komisi dan pemotongan anggaran,<br />
otak kanannya berzakat harta, bertaubat nasuha dan memohon ampunan Tuhan.<br />
Bagaimana caranya melawan maling begini yang mencuri secara berjamaah?<br />
Jamaahnya kukuh seperti diding keraton,<br />
tak mempan dihantam gempa dan banjir bandang,<br />
malahan mereka juru tafsir peraturan dan merancang undang-undang,<br />
penegak hukum sekaligus penggoyang hukum, berfungsi bergantian.</p>
<p>Bagaimana caranya memroses hukum maling-maling yang jumlahnya ratusan ribu,<br />
barangkali sekitar satu juta orang ini,<br />
cukup jadi sebuah negara mini, meliputi mereka yang pegang kendali<br />
perintah, eksekutif,<br />
legislatif, yudikatif dan dunia bisnis, yang pegang pestol dan<br />
mengendalikan meriam,<br />
yang berjas dan berdasi. Bagaimana caranya?</p>
<p>Mau diperiksa dan diusut secara hukum?<br />
Mau didudukkan di kursi tertuduh sidang pengadilan?<br />
Mau didatangkan saksi-saksi yang bebas dari ancaman?<br />
Hakim dan jaksa yang bersih dari penyuapan?</p>
<p>Percuma</p>
<p>Seratus tahun pengadilan, setiap hari 8 jam dijadwalkan<br />
Insya Allah tak akan terselesaikan.<br />
Jadi, saudaraku, bagaimana caranya?<br />
Bagaimana caranya supaya mereka mau dibujuk, dibujuk, dibujuk agar bersedia<br />
mengembalikan jarahan yang berpuluh tahun<br />
dan turun-temurun sudah mereka kumpulkan.<br />
Kita doakan Allah membuka hati mereka, terutama karena terbanyak dari mereka<br />
orang yang shalat juga,<br />
orang yang berpuasa juga,<br />
orang yang berhaji juga.<br />
Kita bujuk baik-baik dan kita doakan mereka.</p>
<p>Celakanya, jika di antara jamaah maling itu ada keluarga kita, ada<br />
hubungan darah atau teman sekolah,<br />
maka kita cenderung tutup mata, tak sampai hati menegurnya.<br />
Celakanya, bila di antara jamaah maling itu ada orang partai kita,<br />
orang seagama atau sedaerah,<br />
Kita cenderung menutup-nutupi fakta, lalu dimakruh-makruhkan dan<br />
diam-diam berharap semoga kita<br />
mendapatkan cipratan harta tanpa ketahuan.</p>
<p>Maling-maling ini adalah kawanan anai-anai dan rayap sejati.<br />
Dan lihat kini jendela dan pintu Rumah Indonesia dimakan rayap.<br />
Kayu kosen, tiang,kasau, jeriau rumah Indonesia dimakan anai-anai.<br />
Dinding dan langit-langit, lantai rumah Indonesia digerogoti rayap.<br />
Tempat tidur dan lemari, meja kursi dan sofa,<br />
televisi rumah Indonesia dijarah anai-anai.</p>
<p>Pagar pekarangan, bahkan fondasi dan atap rumah<br />
Indonesia sudah mulai habis dikunyah-kunyah rayap.<br />
Rumah Indonesia menunggu waktu, masa rubuhnya yang sempurna.</p>
<p>Aku berdiri di pekarangan, terpana menyaksikannya.<br />
Tiba-tiba datang serombongan anak muda dari kampung sekitar.<br />
“Ini dia rayapnya! Ini dia Anai-anainya!” teriak mereka.<br />
“Bukan. Saya bukan Rayap, bukan!” bantahku.<br />
Mereka berteriak terus dan mendekatiku dengan sikap mengancam.</p>
<p>Aku melarikan diri kencang-kencang.<br />
Mereka mengejarkan lebih kencang lagi.<br />
Mereka menangkapku.<br />
“Ambil bensin!” teriak seseorang.<br />
“Bakar Rayap,” teriak mereka bersama.<br />
Bensin berserakan dituangkan ke kepala dan badanku.</p>
<p>Seseorang memantik korek api.<br />
Aku dibakar.<br />
Bau kawanan rayap hangus.<br />
Membubung Ke udara</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/justzul.wordpress.com/479/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/justzul.wordpress.com/479/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/justzul.wordpress.com/479/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/justzul.wordpress.com/479/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/justzul.wordpress.com/479/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/justzul.wordpress.com/479/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/justzul.wordpress.com/479/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/justzul.wordpress.com/479/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/justzul.wordpress.com/479/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/justzul.wordpress.com/479/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/justzul.wordpress.com/479/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/justzul.wordpress.com/479/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/justzul.wordpress.com/479/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/justzul.wordpress.com/479/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=479&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://justzul.wordpress.com/2011/11/02/puisi-%e2%80%9cmungkin-saya-sendiri-juga-maling%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4285731b25bb90794d49b570e59bbfa4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">justzul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www2.muslimedia.web.id/buku-islam/files/2011/02/Jihad-Melawan-Korupsi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">JIHAD MELAWAN KORUPSI</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>antara cakung dan bekasi&#8230;</title>
		<link>http://justzul.wordpress.com/2011/09/08/antara-cakung-dan-bekasi/</link>
		<comments>http://justzul.wordpress.com/2011/09/08/antara-cakung-dan-bekasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Sep 2011 17:29:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>justzul</dc:creator>
				<category><![CDATA[DARI SAYA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://justzul.wordpress.com/?p=471</guid>
		<description><![CDATA[antara cakung dan bekasi oleh (bukan) taufik ismail aku tlah sampai di perempatan jalan baru cakung menuju bekasi 2 hari ini tidak terlalu banyak knalpot ber-ekskresi mungkin karena ba’da libur iedul fitri jadi masih banyak pemudik yang belum kembali angin menerpa wajahku yang duduk santai di atas kuda besi kebanyakan tak cepat, namun sesekali benda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=471&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="" src="http://cache2.artprintimages.com/p/LRG/26/2660/YTDUD00Z/art-print/motorcycle-driving-on-empty-highway-in-sunset.jpg" class="aligncenter" width="400" height="300" /><strong>antara cakung dan bekasi<br />
oleh (bukan) taufik ismail</strong></p>
<p>aku tlah sampai di perempatan jalan baru cakung menuju bekasi<br />
2 hari ini tidak terlalu banyak knalpot ber-ekskresi<br />
mungkin karena ba’da libur iedul fitri<br />
jadi masih banyak pemudik yang belum kembali</p>
<p>angin menerpa wajahku yang duduk santai di atas kuda besi<br />
kebanyakan tak cepat, namun sesekali benda itu ku cemeti ke kanan dan ke kiri<br />
berkhayal panjang… andai setiap hari seperti ini<br />
namun khayalan itu segera jatuh ke bumi</p>
<p>dan Subhanallah keindahan itu datang…<span id="more-471"></span><br />
dia adalah bundar matahari yang hendak ke peraduan<br />
gelombangnya menyemburat menembus sela – sela awan<br />
dan dia tertangkap jelas oleh 2 kaca pengintip arah belakang</p>
<p>serta merta kuda besi segera kujinakkan pada titik terendah<br />
aku tak hendak menyudahi lekatan mata menikmati ini<br />
Subhanallah…<br />
dan gumaman ini baru terhenti saat gelap menyambangi jalan yang sepi</p>
<p><strong>ditulis di selasa, 6 september 2011, sore yang indah</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/justzul.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/justzul.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/justzul.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/justzul.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/justzul.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/justzul.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/justzul.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/justzul.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/justzul.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/justzul.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/justzul.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/justzul.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/justzul.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/justzul.wordpress.com/471/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=471&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://justzul.wordpress.com/2011/09/08/antara-cakung-dan-bekasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4285731b25bb90794d49b570e59bbfa4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">justzul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://cache2.artprintimages.com/p/LRG/26/2660/YTDUD00Z/art-print/motorcycle-driving-on-empty-highway-in-sunset.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>fitnah internet&#8230;</title>
		<link>http://justzul.wordpress.com/2011/07/05/fitnah-internet/</link>
		<comments>http://justzul.wordpress.com/2011/07/05/fitnah-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jul 2011 17:39:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>justzul</dc:creator>
				<category><![CDATA[ISINYA INFO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://justzul.wordpress.com/?p=467</guid>
		<description><![CDATA[oleh Ustadz Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifullah hafizhahullah Pesatnya perkembangan media komunikasi yang memudahkan interaksi di antara manusia di segala penjuru dunia, termasuk salah satu nikmat Allah yang wajib disyukuri. Di antara media komunikasi yang berkembang dengan pesat sekali adalah media internet yang merupakan media “wajib” yang manusia di zaman ini tidak bisa lepas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=467&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>oleh Ustadz Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifullah hafizhahullah</p>
<p>Pesatnya perkembangan media komunikasi yang memudahkan interaksi di antara manusia di segala penjuru dunia, termasuk salah satu nikmat Allah yang wajib disyukuri. Di antara media komunikasi yang berkembang dengan pesat sekali adalah media internet yang merupakan media “wajib” yang manusia di zaman ini tidak bisa lepas darinya. Perkembangan ini tentu memiliki efek-efek yang positif dan negatif sesuai dengan acara-acara yang disebarkan oleh media ini. Maka internet sebagai salah satu produk kemajuan peradaban adalah ibarat sebuah pisau yang bisa digunakan untuk hal yang bermanfaat dan bisa digunakan untuk hal yang membuat mudharat bagi manusia.</p>
<p>Realita yang ada menunjukkan bahwa banyak sekali faedah yang bisa diambil dari internet. Ia adalah media dakwah yang efektif dan menjangkau ke seluruh dunia. Begitu banyak perbendaharaan-perbendaharaan ilmu yang terekam dengan baik di internet baik dari para ulama mutaqoddimin (zaman dahulu) dan muta’akhkhirin (sekarang). Internet juga merupakan media yang sangat efektif di dalam mencari penghidupan dengan berbagai metode yang ditawarkan.</p>
<p>Akan tetapi, hal yang tidak boleh kita lupakan ialah bahwa para setan dari kalangan jin dan manusia juga memanfaatkan media internet  ini untuk kepentingan-kepentingan mereka. Berapa banyak kejahatan-kejahatan yang berawal dari internet dan berapa banyak kemaksiatan-kemaksiatan yang berawal dari internet dan menyebar menyebar secepat kilat ke segala penjuru dunia tanpa bisa dibendung.</p>
<p>Lalu bagaimanakah seorang muslim menyikapinya?</p>
<p>Insya Allah dalam pembahasan kali ini akan kami paparkan secara ringkas sikap-sikao yang selayaknya dilakukan oleh setiap muslim terhadap media internet ini dengan banyak mengambil faedah dari risalah Syaikh Muhammad bin Ibrahim al-Hamd yang berjudul al-Internet Imtihanul Iman wal Akhlaq wal ‘Uqul.</p>
<p>-</p>
<p>FITNAH INTERNET</p>
<p>Internet merupakan sebuah revolusi besar  di dunia iptek dan media massa, <strong>sebagaimana ia juga sekaligus merupakan medan yang luas untuk menguji keimanan, akhlaq, dan akal manusia. Di dunia internet  kebaikan terbuka lebar pintu-pintunya, sebagaimana pintu-pintu kejelekan juga terpapar dengan berbagai pose</strong>. Di dunia internet seseorang bisa menyuarakan apa saja yang dia mau, dia bisa memuaskan matanya dengan apa saja yang ingin dia lihat, dia bisa menulis dengan tangannya apa saja yang dia kehendaki, tanpa ada yang menghisabnya, tanpa ada yang mengontrolnya, dan tanpa ada yang bisa menghentikannya.<span id="more-467"></span></p>
<p>    Jika seseorang mampu mengendalikan dirinya, menjaga keluhuran jiwanya, melihat akibat setiap perbuatannya, dan selalu merasakan bahwa dia selalu diawasi dan terlihat oleh Rabb Sang Maha Pencipta yang Maha Mendengar dan Maha Melihat –maka dia akan selamat.</p>
<p>    Adapun jika dia melepaskan kekang jiwanya, dan mengikuti segala yang diinginkan hawa nafsunya, tanpa ada kontrol keimanan dan ketakwaan –maka hampir-hampir dia telah membenamkan dirinya di dalam jurang kehinaan dan melemparkan dirinya di dalam kubangan kenistaan; maka tidak ada setelah itu kecuali penghinaan jiwa, terenggutnya kehormatan, dan kebobrokan moral.</p>
<p>-</p>
<p>KIAT-KIAT MENGHADAPI FITNAH INTERNET</p>
<p>Ada beberapa hal yang bisa membantu seorang muslim di dalam menyelamatkan diri dari fitnah internet dan bahaya-bahayanya, di antaranya adalah:</p>
<p>1. Berhati-hati di dalam bergaul dengan internet</p>
<p>Hendaknya seorang yang berakal tidak terlalu percaya diri dengan dirinya sehingga menjerumuskan dirinya ke dalam fitnah yang kemudian sulit melepaskan diri darinya.</p>
<p>    * Sepantasnya baginya jika hendaknya mengirim postingan atau komentar agar mempertimbangkan sejauh mana akibatnya, hendaknya menjaga diri dari menyakit orang-orang yang beriman dan menyebarkan perbuatan keji di antara mereka. Hendaknya menjauhkan diri dari pembicaraan yang tidak berguna, mempermainkan perasaan, menyebarkan tuduhan-tuduhan, dan mengadu domba di antara manusia.<br />
    * Jika ingin memberikan komentar atau membantah maka hendaknya dengan ilmu, keadilan, rahmat,adab, dan ungkapan yang sopan.<br />
    * Jika ingin berpartisipasi maka hendaknya memakai namanya yang asli, adapun jika mengkhawatirkan dirinya jika menyebut dengan namanya yang asli atau ingin menjaga keikhlasannya, maka hendaknya menghindari dari tulisan-tulisan yang tidak boleh dan tidak layak, dan hendaknya selalu mengingat bahwa nanti akan berdiri di hadapan Allah Ta’ala untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatannya di hari yang ditampakkan semua rahasia.</p>
<p>2. Berhati-hati dari langkah-langkah setan</p>
<p>    * Hendaknya seorang muslim mewaspadai langkah-langkah setan karena setan adalah musuh, selalu mengintai seorang manusia dan mencarei-cari segala jalan untuk menjerumuskannya ke dalam kebinasaan. Allah telah memperingatkan ini dengan berfirman:</p>
<p>ولا تتبعوا خطوات الشيطان إنه لكم عدو مبين</p>
<p>“Dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan; karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu” (QS. Al-Baqarah [2]: 168).</p>
<p>    Seorang yang berakal tidak akan pernah percaya dengan musuhnya selama-lamanya, tidak melemparkan dirinya ke dalam kubangan-kubangan fitnah, dan tidak terlalu percaya dengan dirinya betapapun tinggi kecerdasannya, betapapun dalam agama dan ilmunya. Maka seorang yang berakal akan menjauh dari fitnah, dan tidak menampakkan diri kepadanya.</p>
<p>    * Lihatlah bagaimana Nabi Yusuf  ‘Alaihis Salaam tidak membawa dirinya ke dalam fitnah, tetapi fitnahlah yang datang kepadanya. Meskipun demikian, beliau tidak perceya diri dengan keimanannya, ilmunya, dan keutamaannya, bahkan beliau lari dari fitnah, berlindung kepada Allah dari kejelekannya, dan mengakui kelemahan dirinya dengan mengatakan:</p>
<p>قال رب السجن أحب إلي مما يدعونني إليه وإلا تصرف عني كيدهن أصب إليهن وأكن من الجاهلين</p>
<p>    Yusuf berkata: “Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau hindarkan dari padaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh“. (QS. Yusuf [12]: 33)</p>
<p>3. Membatasi waktu dan tujuan ketika masuk internet</p>
<p>    * Di antara perkara yang bisa menghindarkan seseorang dari fitnah internet adalah hendaknya membatasi waktu di dunia internet dan memiliki tujuan yang jelas ketika masuk ke dalamnya.<br />
    * Jika dia tidak membatasi waktu dan terus tergiring di dalam membuka-buka file, dan berpindah-pindah dari satu situs ke situs yang lain tanpa tujuan yang jelas, maka akan sia-sialah waktunya dan tidak mendapatkan faedah kecuali sedikit.</p>
<p>4. Memikirkan akibat-akibat dari setiap perbuatannya</p>
<p>Di antara perkara yang bisa menyelamatkan diri dari fitnah internet adalah dengan memikirkan akibat-akibat dari setiap perbuatannya, dan hendaknya mengekang jiwanya dengan kekang ketakwaan dan muroqobah.</p>
<p>    Al-Imam Ibnul Jauzi rahimahullah berkata:</p>
<p>    بالله عليك يا مرفوع القدربالتقوى لاتبع عزها بذل المعاصبي, وصابر عطش الهوى في هجير المشتهى وان أمض وأرمض</p>
<p>    “Demi Allah, wajib atasmu –wahai seorang yang telah dimuliakan dengan ketakwaan- janganlah engkau menjual kemuliaan takwa dengan kehinaan maksiat-maksiat, dan bersabarlah dari dahaga hawa nafsu di dalam panasnya sesuatu yang diinginkan walaupun merasakan sakit dan terbakar.” (Shaoidul khothir: 1/45)</p>
<p>5. Menjauhi hal-hal yang merangsang nafsu</p>
<p>    * Seorang yang masuk ke dalam internet hendaknya menjauhi hal-hal yang merangsang, menjauhi situs-situs porno, dan forum-forum yang banyak menyuarakan perkataan-perkataan yang jorok, dan menjauhi pembicaraan-pembicaraan yang merangsang nafsu dan syahwat.<br />
    * Hendaknya dia menjauhi gambar-gambar seronok (cabul, porno, Red.) dan tampilan-tampilan yang merangsanng, karena jiwa manusia –dengan tabiat yang Allah berikan kepadanya dari kecenderungan mengikuti hawa nafsu- permisalannya seperti mesiu dan segala zat yang mudah terbakar. Zat-zat ini jika jauh dari hal-hal yang memicu terbakarnya, maka dia akan tenang dan tidak membahayakan. Adapun jika dipicu dengan hal-hal yang menyalakannya maka akan terbakar dengan cepat.</p>
<p>Demikianlah juga jiwa-jiwa manusia, maka ia akan tenang jika jauh dari yang memicunya. Jika ia mendekati hal-hal yang memicunya semisal pemandangan-pemandangan yang merangsang, maka ia akan menggelora hingga muncul kejelekan-kejelekannya dan memuncak hawa nafsunya.</p>
<p>    Al-Imam Ibnu Hazm rahimahullah berkata:</p>
<p>    لاتتبع النفس الهوى, ودع التعرض للمحن</p>
<p>    ابليس حي لم يمت, والعين باب للفتن</p>
<p>    Janganlah engkau ikutkan jiwa terhadap hawa nafsunya, Dan janganlah engkau paparkan kepada fitnah-fitnah</p>
<p>    Iblis adalah hidup dan tidak mati, Sedangkan mata adalah pintu terhadap fitnah-fitnah. (Rosail Ibnu Hazm: 1/274)</p>
<p>6. Menundukkan pandangan</p>
<p>    * Di antara perkara yang menyelamatkan dari fitnah internet adalah menundukkan pandangan, karena gambar yang jorok (cabul) kadang muncul di hadapan manusia tanpa disengaja. Jika dia menundukkan pandangannya maka dia akan membuat ridhio Robbnya, dan melapangkan hatinya. Sebab, sesungguhnya mata adalah cermin hati.<br />
    * Membebaskan pandangan akan membawa kepada kebinasaan, sedangkan menundukkan pandangan akan membawa kepada kelapangan. Jika seorang hamba menundukkan pandangannya maka hatinya akan menundukkan nafsu dan syahwatnya.</p>
<p>Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:</p>
<p>قل للمؤمنين يغضوا من أبصارهم ويحفظوا فروجهم ذلك أزكى لهم إن الله خبير بما يصنعون</p>
<p>&#8220;Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. (QS. An-Nur [24]: 30)</p>
<p>    Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:</p>
<p>    فجعل سبحانه غض البصر, وحفظ الفرج هو ازكى للنفس, وبين ان ترك الفواحش من زكا ة نفوس, وزكاةالنفوس تتضمن زوال جميع الشرور من الفواحش, والظلم, والشرك, والكذب, وغيرذالك</p>
<p>    “Allah Subhaanahu menjadikan menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan adalah lebih menyucikan jiwa. Dan Dia menjelaskan bahwa meninggalkan perbuatan-perbuatan yang keji adalah termasuk kesucian jiwa, dan kesucian jiwa mengandung hilangnya segala kejelekan dari perbuatan-perbuatan keji, kezaliman, kesyirikan, kedustaan, dan yang selainnya.” (Iqomatud Dalil ‘Ala Ibtholit Tahlil: 3/430)</p>
<p>7. Tatsabbut (memeriksa dengan teliti)</p>
<p>    * Di antara hal yang diwajibkan atas seseorang ketika masuk ke dunia internet adalah hendaknya tatsabbut (memeriksa dengan teliti) dari semua yang dia ucapkan, yang dia dengarkan, yang dia baca, dan yang dia nukil. Dengan ini maka diketahui keteguhan akal dan keimanan seseorang.<br />
    * Bagaimana tidak, dunia internet penuh dengan hal-hal yang bercampur-baur antara yang baik dan yang buruk. Telah menulis di dalamnya siapa saja dengan nama-nama samaran yang tidak dikenal!<br />
    * Maka wajib atas seorang yang berakal agar memperhatikan perkara ini. Jika dia mengetahui suatu berita atau suatu perkara maka hendaknya tatsabbut tentangnya. Kalau sudah diketahui tentang kebenarannya maka hendaknya melihat perlu tidaknya dia sebarkan. Jika hal itu akan membawa kepada kebaikan maka hendaknya dikumpulkan dan disebarkan, dan jika tidak membawa kebaikan maka hendaknya dia lipat dan berpaling darinya.<br />
    * Berapa banyak terjadi kejelekan dan fitnah dengan sebab kesembronoan di dalam hal ini. Berapa banyak dari manusia yang mengabaikan akalnya, dan memperlakukan segala sesuatu yang disebarkan di internet sebagaimana sebuah wahyu yang tidak ada kebatilan di depan dan di belakangnya.</p>
<p>Sungguh telah datang larangan yang jelas dari menyampaikan segala sesuatu yang didengar. Rosulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:</p>
<p>كفى بالمرء كذبا ان يحدث بكل ما سمع</p>
<p>“Cukup seseorang berdusta jika menyampaikan semua yang ia dengar.” (Shahih Muslim: 1/8).</p>
<p>-</p>
<p>Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman:</p>
<p>وإذا جاءهم أمر من الأمن أو الخوف أذاعوا به ولو ردوه إلى الرسول وإلى أولي الأمر منهم لعلمه الذين يستنبطونه منهم ولولا فضل الله عليكم ورحمته لاتبعتم الشيطان إلا قليلا</p>
<p>Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya.Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut syaitan, kecuali sebahagian kecil saja (di antaramu).(QS.an-Nisa 83)</p>
<p>    Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah berkata tentang tafsir ayat ini, “Ini adalah pengajaran dari Allah kepada para hamba-Nya tentang perbuatan mereka yang tidak pantas ini, dan bahwa selayaknya bagi mereka jika datang kepada mereka suatu perkara dari perkara-perkara yang penting dan maslahat (kepentingan) –maslahat umum dari hal-hal yang berhubungan dengan keamanan, dan kegembiraan seorang mukmin atau berhubungan dengan ketakutan yang di dalamnya terdapat musibah atas mereka- agar mereka bertatsabbut (memeriksa dengan teliti), dan tidak tergesa-gesa menyebarkan berita itu, bahkan hendaknya mengembalikannya kepada Rosul dan ulil amri di antara mereka, yaitu para pemikir, ahli ilmu, ahli nasehat, orang-orang yang berakal dan memiliki ketenangan, mereka yang mengetahui perkara-perkara dan mengetahui maslahat-maslahat dan mudarat-mudarat. Jika mereka melihat di dalam penyebaran berita tersebut terdapat maslahat dan menggiatkan kaum mukminin, merupakan kegembiraan bagi mereka dan menjaga dari musuh-musuh mereka –maka mereka menyebarkannya. Dan jika mereka memandang apa yang tidak ada maslahat di dalamnya, atau di dalamnya terdapat maslahat, tetapi mudaratnya melebihi maslahatnya maka mereka tidak menyebarkannya.</p>
<p>    * Karena itulah Allah berfirman: “Tentulah orang-orang dari mereka yang ingin mengambil istinbath darinya (akan dapat) mengetahuinya”, yaitu mengambil darinya dengan pikiran mereka dan pendapat-pendapat mereka yang tepat dan ilmu-ilmu mereka yang benar.<br />
    * Di dalam ayat ini terdapat dalil bagi sebuah kaidah adab, yaitu bahwa jika terjadi pembahasan di dalam suatu perkara maka selayaknya diserahkan kepada orang yang kompeten dalam hal itu, diserahkan kepada ahlinya, dan tidak mndahului di depannya; maka sesungguhnya dia lebih dekat kepada yang benar dan lebih dekat kepada keselamatan dari kesalahan.<br />
    * Di dalamnya terdapat larangan dari tergesa-gesa dan bersegera menyebarkan perkara-perkara di saat mendengarnya,dan perintah untuk merenungi sebelum berbicara, dan melihat di dalamnya apakah dia merupakan maslahat sehingga seseorang maju kepadanya atau tidak sehingga dia mundur darinya.” (Taisir al-Karimir Rahman hlm. 190)</p>
<p>8. Berhati-hati di dalam mengemukakan pendapat</p>
<p>Di antara hal yang perlu diperhatikan oleh orang yang berakal adalah hendaknya tidak terlalu bersemangat ketika mengemukakan pendapatnya di dalam sebuah perkara, dan tidak mengucapkan semua yang dia ketahui. Bahkan seyogyanya ia memperhatikan maslahat-maslahat. Tidaklah baik baginya mengemukakan pendapatnya di dalam semua perkara kecil dan besar, dan tidak wajib atasnya berbicara pada setiap peristiwa karena kadang dia belum memiliki gambaran perkara sebagaimana mestinya, kadang salah perkiraan dan menyelisihi kebenaran.</p>
<p>    Dan orang-orang Arab mengatakan di dalam hal seperti ini:</p>
<p>    الخطأ زاد العجول</p>
<p>    “Kekeliruan adalah bekal orang yang tergesa-gesa” (Lihat Bahjatul Majalis wa Unsul Majalis: 1/55)</p>
<p>Adapun jika berhati-hati dan pelan-pelan maka akan lebih bisa membuat jernih tabiat, akan lebih menetapkan pendapat, dan akan lebih menyelamatkan dari kesalahan. Orang-orang Arab memuji orang yang berhati-hati, tidak tergesa-gesa, dan membolak-balik perkara atas dan bawah dengan mengatakan:</p>
<p>    انه لحول قلب</p>
<p>    “Sesungguhnya dia adalah pandai mengusahakan dan membolak-balik perkara.” (Lihat ash-Shihah oleh al-Jauhari: 2/91)</p>
<p>9. Berucap sesuai dengan kadarnya</p>
<p>Hendaknya seorang yang berakal berucap sesuai dengan kadarnya, dan menjauhi mubalaghoh (berlebih-lebihan) dan membesar-besarkan perkara, karena suatu hakikat akan hilang dengan adanya pengungkapan yang berlebihan dan meremehkan. Orang-orang Arab mengatakan di dalam pepatah mereka:</p>
<p>    خير الناس هذا النمط الاوسط</p>
<p>    “Sebaik-baik manusia adalah tipe yang tengah-tengah.” (Lihat al-Muhkam wal Muhith al-A’zhom: 8/595 dan Kitabul ‘Ain 7/442)</p>
<p>10. Selalu bermuroqobah (merasa diawasi oleh) Allah ‘Azza wa Jalla</p>
<p>Di antara penasihat yang paling agung bagi seorang dan yang menjadikan dia mengambil faidah dari internet dan selamat dari kejelekan-kejelekannya adalah selalu muroqqobah terhadap Alloh ‘Azza wa Jalla dan merasa selalu dilihat oleh-Nya.</p>
<p>    وما ابصرت عيناي اجمل من فتى , يخاف مقام الله في الخلوات</p>
<p>    Tidaklah kedua mataku melihat sesuatu yang lebih indah, Dari seorang pemuda yang takut kepada Alloh dalam keadaan sunyi sepi.</p>
<p>Hendaknya seorang yang berakal selalu mengingat hal ini dengan baik, selalu mengingat bahwa yang gaib adalah nyata di sisi Alloh, maka pantaskah seseorang menjadikan Alloh ‘Azza wa Jalla adalah yang paling tidak bernilai di antara para pemirsa kepadanya?! Maka wajib atasnya agar menyadari bahwa barang siapa yang menyembunyikan sesuatu maka Alloh akan memakaikannya kepadanya, dan bahwa barangsiapa yang menyembunyikan sesuatu maka Alloh akan menampakkannya, sama saja apakah itu suatu kebaikan atau kejelekan; karena sesungguhnya balasan sesuai dengan perbuatan dan “barangsiapa yang beramal kejelekan maka akan dibalas dengannya.”</p>
<p>Inilah wasiat-wasiat yang agung dari para imam salaf tentang hal ini:</p>
<p>    * Abu Hazim Salamah bin Dinar berkata: “Tidaklah seorang hamba berbuat baik antara dia dan Alloh kecuali Alloh akan membaguskan antara dia dan para hamba, dan tidaklah dia berbuat kejelekan antara dia dan Alloh kecuali Alloh akan menjelekkan antara dia dan para hamba. Sungguh menjaduikan senang kepada satu wajah adalah lebih mudah daripada menjadikan senang semua wajah, sesungguhnya jika engkau membuat senang satu wajah tersebut maka seluruh wajah akan condong kepadamu, dan jika engkau merusak antara dirimu dan diri-Nya, maka seluruh wajah akan mencibirkanmu.” (Siyar A’lamin Nubala’: 11/124 dan Tarikhul Islam: 8/442)<br />
    *  Mu’tamir bin Sulaiman berkata:“Sesungguhnya seorang laki-laki melakukan dosa dalam keadaan sembunyi-sembunyi, dan dia memasuki waktu pagi dengan merasakan kehinaannya.” (ats-Tsiqot: 8/389)<br />
    * Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu berkata:“Sesungguhnya seorang hamba melakukan kemaksiatan terhadap Alloh Ta’ala dalam keadaan sunyi dari manusia, maka Alloh melemparkan kebencian terhadapnya di hati-hati orang-orang yang beriman dari arah yang tidak dia sangka.” (Shoidul Khothir hlm.235)</p>
<p>11. Mengingkari kemungkaran yang ada di internet</p>
<p>    * Orang yang masuk ke dalam dunia internet hendaknya jangan meremehkan dirinya di dalam mengingkari apa yang dia pandang sebagai suatu kemungkaran atau kejelekan di dalam internet. Dan itu semua sesuai dengan kadar kemampuan dan kekuasaannya.</p>
<p>-</p>
<p>BERPERAN AKTIF DI DALAM MENYUGUHKAN HAL YANG BERMANFAAT DAN BERFAEDAH</p>
<p>Sebagaimana wajib atas seorang muslim menjauhkan dirinya dari kejelekan-kejelekan internet, demikian juga selayaknya baginya –atau wajib atasnya- tidak meluputkan dirinya dari kebaikannya, khusunya jika dia memiliki ilmu yang mutqin tentangnya dan memiliki spesialisasi padanya. Tidaklah selayaknya dia hanya mengupayakan tidak terjatuh di dalam hal-hal yang diharamkan, bahkan wajib atasnya menyuguhkan hal-hal yang bermanfaat dan berfaedah, dan partisipasi aktif, usulan-usulan yang bermanfaat, dan mengarahkan kepada website-website Islami yang terpercaya.</p>
<p>-</p>
<p>RENUNGAN-RENUNGAN.</p>
<p>Wahai Saudaraku!</p>
<p>    * Tidaklah engkau merasakan –dalam keadaan engkau membolak-balikkan pandanganmu pada gambar-gambar porno- kegelapan di dalam hatimu, kelemahan di dalam tubuhmu, dan suka kehinaan serta tidak butuh kepada kenbaikan?!<br />
    * Tidaklah engkau merasakan –dalam keadaan engkau menelaah cacian-cacian dan mendengarkan apa yang dikatakan pada Fulan dan Fulan- kesatnya hatimu, jeleknya sangkaanmu, dan kesialan di dalam pandanganmu?<br />
    * Tidaklan engkau merasakan –jika engkau menghabiskan waktu berjam-jam di depan internet tanpa faedah- kesempitan dadamu, dan keporak-porandaan pada keperluanmu? Hingga engkau tidak sadar dengan seseorang yang berada di sampingmu, dan tidak bersemangat menerima panggilan telepon?</p>
<p>Sebagai kebalikan hal itu semua, tidaklah engkau merasakan semangat, ketenangan, kebahagiaan, dan kekuatan jika engkau menyuguhkan kebaikan dan engkau tundukkan pandangan dari hal-hal yang diharamkan, dan engkau bertakwa kepada Allah di saat sendirian?!</p>
<p>-</p>
<p>PENUTUP</p>
<p>Inilah yang bisa kami sampaikan di dalam pembahasan ini dan akhirnya kita memohon kepada Allah dengan nama-nama-Nya yang indah dan sifat-sifat-Nya yang luhur agar menjauhkan kita semua dari fitnah-fitnah yang tampak dan yang tidak tampak dan agar menjadikan kita semua sebagai kunci-kunci kebaikan dan penutup-penutup kejelekan serta menjadikan berkah kepada kita semua di mana pun kita berada. Walhamdulillahi Robbil ‘alamin.</p>
<p>Sumber:</p>
<p>Majalah al-Furqon No. 114 edisi II Tahun ke-10 Jumada Akhir 1432 H hlm. 37-42 dengan beberapa penyesuaian dari Admin Syabab Petarukan. Dipublikasikan kembali oleh www.Salafiyunpad.wordpress.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/justzul.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/justzul.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/justzul.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/justzul.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/justzul.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/justzul.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/justzul.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/justzul.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/justzul.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/justzul.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/justzul.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/justzul.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/justzul.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/justzul.wordpress.com/467/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=467&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://justzul.wordpress.com/2011/07/05/fitnah-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4285731b25bb90794d49b570e59bbfa4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">justzul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Terima Kasih Sayang Kamu Tetap Tabah Saat Aku Terhimpit</title>
		<link>http://justzul.wordpress.com/2011/07/02/462/</link>
		<comments>http://justzul.wordpress.com/2011/07/02/462/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Jul 2011 16:34:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>justzul</dc:creator>
				<category><![CDATA[ISINYA INFO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://justzul.wordpress.com/?p=462</guid>
		<description><![CDATA[Jazakillah khairan (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan) wahai istriku sayang… Kamu masih bisa tabah, tersenyum dan memberikan dorongan di saat aku terhimpit dalam ekonomi. Jazakillah khairan (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan) wahai istriku sayang… Kamu masih bisa mengurus anak-anak yang sakit dengan sentuhan lembutmu, disaat aku tidak bisa membawa mereka ke rumah sakit, karena minimnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=462&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="" src="http://www.afghanicc.com/images/jazakallah.gif" class="alignleft" width="337" height="245" />Jazakillah khairan (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan) wahai istriku sayang… Kamu masih bisa tabah, tersenyum dan memberikan dorongan di saat aku terhimpit dalam ekonomi.</p>
<p>Jazakillah khairan (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan) wahai istriku sayang… Kamu masih bisa mengurus anak-anak yang sakit dengan sentuhan lembutmu, disaat aku tidak bisa membawa mereka ke rumah sakit, karena minimnya biaya.</p>
<p>Jazakillah khairan (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan) wahai istriku sayang… Kamu masih bisa masak enak disaat bumbu-bumbu dapur habis, karena aku tidak mampu beli, walaupun waktu gajian masih lama.</p>
<p>Jazakillah khairan (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan) wahai istriku sayang… Lisanmu tidak pernah mengeluh, mengeluarkan kata-kata kotor disaat kesempitan melanda kita.</p>
<p>Istriku sayang… jangan lupa bahwa Aisyah radhiyallahu ‘anha istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam lebih berat cobaannya dari kita.<span id="more-462"></span></p>
<p>Artinya: “Urwah rahimahullah bercerita bahwa Aisyah radhiyallahu ‘anha bercerita: “Demi Allah wahai keponakanku, sungguh kami melihat datangnya bulan purnama, kemudian datang lagi bulan purnama, kemudian datang lagi bulan purnama, tiga bulan purnama dalam dua bulan, dan (selama itu) tidak dinyalakan api (untuk memasak) di dalam rumah-rumah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam”, Urwah rahimahullah bertanya: “Wahai bibi, lalu apa yang kalian makan?”, Aisyah radhiyallahu ‘anha menjawab: “Dua yang hitam, yaitu kurma dan air, tetapi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mempunyai tetangga dari kaum Anshar, mereka mempunyai onta-onta yang diberikan kepada seseorang untuk diperah dan mereka mengirimkan susu-susunya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lalu beliau memberikannya kepada kami”. (HR. Bukhari dan Muslim)</p>
<p>Istriku sayang…jangan lupa bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menyebutkan bahwa penghuni neraka paling banyak adalah para wanita, hal ini dikarenakan mereka sering tidak bersyukur kepada suami dan sering tidak menjaga lisan.</p>
<p>Artinya: “Asma binti Yazid, salah seorang wanita keturunan Abdul Asyhal bercerita: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah melewati kami, pada saat kami sedang berkumpul-kumpul bersama para perempuan, kemudian beliau mengucapkan salam kepada kami, lalu beliau bersabda: “Jauhilah sikap tidak bersyukur kepada orang-orang yang memberikan pemberian”, lalu kami bertanya: “Wahai Rasulullah, apakah itu sikap tidak bersyukur kepada orang-orang yang memberikan pemberian?”, beliau menjawab: “Mungkin salah seorang wanita dari kalian hidup lama dan manja bersama kedua orangtuanya, lalu Allah Ta’ala menganugerahi dia seorang suami dan memberikan kepadanya harta dan anak dari suaminya, suatu ketika dia marah (kepada suaminya), maka iapun mengucapkan: “Aku tidak pernah melihat sama sekali satu kebaikanpun darinya walau seharipun”. (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam kitab silsilat Al Ahadits Ash Shahihah)</p>
<p>Istriku sayang…jangan lupa bahwa sebesar ujian yang kita dapatkan sebesar itu pula cinta Allah Ta’ala kepada kita, jika kita sabar dan tabah.</p>
<p>Artinya: “Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian, dan sesungguhnya Allah jika mencintai suatu kaum Dia menguji mereka, maka barangsiapa ridha maka baginya keridahaan dan siapa yang murka maka baginya kemurkaan”. (HR. Ibnu Majah dishahihkan oleh Al Albani di dalam kitab Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah)</p>
<p>Ya Allah…aku meridhai istriku… dan rasul-Mu shallallahu ‘alaihi wasallam telah menyatakan bahwa seorang suami adalah surga atau neraka istri, masukkanlah istriku ke dalam surga, sungguh aku suaminya telah meridhainya…Allahumma amin.</p>
<p>Artinya: “Dari Hushain bin muhshin rahimahullah, dia berkata: “Bibiku menceritakan: “Aku pernah mendatangi Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam untuk beberap keperluan, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya: “Apakah kamu wanita mempunyai suami?”, aku jawab: “Iya”, beliau bertanya: “Bagaimana sikapmu terhadapnya?”, aku jawab: “Aku selalu mengurusinya kecuali yang aku tidak sanggup untuk melaksanakannya”, beliau bersabda: “Perhatikan sikapmu terhadapnya, karena dia adalah surga atau nerakamu”. (HR. Al Hakim dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam kitab Shahih At Targhib wa At Tarhib)</p>
<p>Dari suami yang menyayangi istrinya karena Allah Ta’ala.</p>
<p>Sumber : http://moslemsunnah.wordpress.com/2011/06/27/terima-kasih-sayang-kamu-tetap-tabah-saat-aku-terhimpit/#comment-4150</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/justzul.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/justzul.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/justzul.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/justzul.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/justzul.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/justzul.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/justzul.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/justzul.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/justzul.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/justzul.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/justzul.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/justzul.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/justzul.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/justzul.wordpress.com/462/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=462&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://justzul.wordpress.com/2011/07/02/462/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4285731b25bb90794d49b570e59bbfa4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">justzul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.afghanicc.com/images/jazakallah.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>SAUDARAKU &#8230;KEMBALILAH !</title>
		<link>http://justzul.wordpress.com/2011/05/28/saudaraku-dan-diriku-kembalilah/</link>
		<comments>http://justzul.wordpress.com/2011/05/28/saudaraku-dan-diriku-kembalilah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 May 2011 19:06:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>justzul</dc:creator>
				<category><![CDATA[ISINYA INFO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://justzul.wordpress.com/?p=454</guid>
		<description><![CDATA[Saudaraku &#8230; Tulisan ini kutujukan kepadamu , ya .. kepadamu yang mengharapkan Ridho Allah dan kenikmatan yang kekal di sisiNya, serta takut kepada siksa dan azab yang Allah Ta’ala siapkan untuk orang-orang yang bermaksiat dan kafir. Kepadamu saudaraku, yang pernah merasakan manisnya keimanan dan nikmatnya berjalan di atas jalan yang lurus serta indahnya mendekatkan diri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=454&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saudaraku &#8230;</p>
<p>Tulisan ini kutujukan kepadamu , ya .. kepadamu yang mengharapkan Ridho Allah dan kenikmatan yang kekal di sisiNya, serta takut kepada siksa dan azab yang Allah Ta’ala siapkan untuk orang-orang yang bermaksiat dan kafir.</p>
<p>Kepadamu  saudaraku, yang pernah merasakan manisnya keimanan dan nikmatnya berjalan di atas jalan yang lurus serta indahnya mendekatkan diri kepada Allah.</p>
<p>Kepadamu  saudaraku, yang dulu bersemangat dan berpacu menuntut ilmu serta mengajak kepada kebaikan.<br />
Kepadamu saudaraku yang dulu sering kulihat berzikir, membaca dan menghapalkan Al Qur’an.<br />
Apa yang terjadi pada dirimu? Kenapa engkau kini mulai menjauh dari teman-temanmu yang rajin sholat berjama’ah, cinta kepada ilmu agama, gemar mempelajari Al Qur’an dan Hadits serta membaca buku-buku yang bermanfaat?</p>
<p>Kenapa aku melihat semangatmu memudar, penampilanmu juga berobah ..tidak lagi seperti dulu yang berusaha mengikuti sunnah-sunnah Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallama?<span id="more-454"></span></p>
<p>ingatkah engkau, ketika itu engkau berhenti dari tempatmu bekerja, kenapa?!<br />
Ketika itu engkau mengatakan, karena tidak bisa sholat berjama’ah ke mesjid!<br />
Karena engkau takut fitnah syahwat yang slalu menggoda!<br />
Karena engkau ingin meninggalkan nyanyian dan menggantikannya dengan mendengarkan Al Qur’an!<br />
Karena engkau ingin menjaga ‘iffah dirimu!<br />
Karena engkau ingin menjaga Dinmu!!</p>
<p>Saudaraku .. kenapa aku lihat syahwat mulai mengalahkanmu, hasrat pun membelenggumu..wajahmu tidak pernah lagi kulihat di majelis-majelis ilmu!</p>
<p>Apakah engkau telah menyimpulkan bahwa iltizam dan keistiqomahanmu serta keta’atanmu kepada Robbmu selama ini sebuah kesalahan, lalu engkau memilih jalan lain; jalan yang menyimpang, maksiat dan kelalaian – agar engkau bisa sampai ke surga Firdaus?!</p>
<p>Ataukah engkau mengira jalan yang telah engkau tempuh selama ini terasa terlalu panjang dan berat, lalu engkau tidak sabar dan memilih jalan orang-orang lalai dan lengah yang diperbudak hawa nafsu mereka, yang keinginan mereka hanyalah sebatas diri mereka sendiri, tidak peduli kepada Dinullah dan Dakwah Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama.</p>
<p>Ataukah engkau telah melupakan kematian dan sakarat-nya …</p>
<p>Melupakan kuburan dan kegelapannya …</p>
<p>Hari kiamat dan kedahsyatanya …</p>
<p>Neraka dan keras azabnya …</p>
<p>Semoga Allah melindungimu dari itu semua</p>
<p>Dan semoga Allah tidak menjadikanmu termasuk orang-orang yang dikatakanNya,</p>
<p>واتل عليهم نبأ الذي آتيناه آيتنا فانسلخ منها فأتبعه الشيطان فكان من الغاويين</p>
<p>“Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian Dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu, lalu Dia diikuti oleh syaitan (sampai Dia tergoda), Maka jadilah Dia Termasuk orang-orang yang sesat.” (Al A’rof : 175)</p>
<p>Kuharap dadamu lapang dan maafkan aku karena kerasnya kata-kataku kepadamu. Akan tetapi kecintaanku kepadamu yang kusimpan di dalam dadaku, dan kekhawatiran su-ul khotimah atas dirimu .. hal itulah yang telah membakar hatiku. Setiap kali aku melihat kondisimu yang membuat gembira musuhmu (Syetan beserta pengikutnya) serta membuat sedih teman-teman dan orang-orang yang mencintaimu.</p>
<p>Saudaraku, akankah engkau kembali sebelum kematian mendatangi?. Kapankah engkau kembali kepada taman keta’atan dan telaga taubat serta istiqomah yang penuh rahmah dan berkah dari Allah??</p>
<p>والذين إذا فعلوا فاحشة أو ظلموا أنفسهم ذكروا الله فاستغفروا لذنوبهم ومن يغفر الذنوب إلا الله ولم يصروا على ما فعلوا وهم يعلمون</p>
<p>“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau Menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui”.(Ali Imron : 135)</p>
<p>Tumbuhkanlah harapanmu, bangunlah asamu, sesungguhnya engkau memiliki Robb yang maha luas ampunanNya, membentangkan TanganNya siang dan malam untuk mengampuni orang-orang yang berdosa.</p>
<p>Mohonlah hidayah kepada Allah Ta’ala dengan tulus dari hatimu. Lihatlah Nabimu yang engkau cintai shollallahu ‘alaihi wa sallama meminta hidayah kepada Robbnya, beliau berdo’a,</p>
<p>اللهم إني أسألك الهدى والتقى والعفاف والغنى</p>
<p>“Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepadaMu petunjuk, ketakwaan, kesucian dan kekayaan”. (HR. Muslim, At-Tirmidzi dan Al Baihaqy dari Ibnu Mas’ud, dan sanadnya shohih, lihat, Shohih Al Jami’ no. 1275)</p>
<p>Beliau shollallahu ‘alaihi wa sallama mengajarkan itu sebagaimana beliau mengajarkan cucunya Al Hasan bin Ali rodhiyallahu ‘anhuma agar di dalam qunut mengucapkan,  “Ya Allah berilah aku petunjuk sebagaimana orang-orang yang engkau tunjuki”. (HR. Abu Dawud, An Nasa-I dan lain-lainnya, dari Abul Hawro’, dan sanadnya shohih, lihat : Misykatul Mashobiih no. 1273)</p>
<p>Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallama juga berlindung kepada Allah dari kesesatan setelah petunjuk,</p>
<p>اللهم إني أعوذ بعزتك أن تضلني لا إله إلا أنت</p>
<p>“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan kemuliaanMu dari Engkau sesatkan, tidak ada Ilah yang diibadati dengan hak melainkan Engkau”. (Muttafaqun ‘alaihi dari Ibnu Abbas)</p>
<p>Dalam do’a safar beliau mengucapkan,</p>
<p>وأعوذ بك من الحور بعد الكور</p>
<p>“Dan aku berlindung kepadaMu dari Al Haur setelah Al Kaur ”. (HR. Muslim)</p>
<p>Maksud Al Haur setelah Al Kaur yaitu; kerusakan setelah kebaikan, kesesatan setelah petunjuk.</p>
<p>Akuilah dosamu ..  tangisilah kesalahan dan kelalaianmu. Mintalah kepada Allah, agar Ia tidak menghinakanmu di hari pembalasan, serta agar Ia memutihkan wajahmu ketika dihitamkan wajah-wajah pelaku maksiat dan orang-orang kafir.</p>
<p>Mulailah lembaran baru yang putih bersama Allah Ta’ala dengan keta’atan dan taubat nashuhah.</p>
<p>“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (Al Kahfi : 28)</p>
<p>Palingkanlah wajahmu dari teman-teman yang tidak baik, dari orang-orang yang tidak peduli apakah engkau nanti di sorga atau di neraka. Bahkan lebih dari itu, kelak mereka di hari kiamat meminta kepada Allah Ta’ala supaya Allah menambahkan azab yang berlipat untuk  teman-teman mereka.</p>
<p>قالوا ربنا من قدم لنا هذا فزده عذابا ضعفا في النار</p>
<p>“mereka berkata (lagi): “Ya Tuhan kami; barang siapa yang menjerumuskan Kami ke dalam azab ini Maka tambahkanlah azab kepadanya dengan berlipat ganda di dalam neraka”. (Shod : 61)</p>
<p>Bersihkan dari dirimu debu-debu dosa dan kelengahan. Bergabunglah dengan kafilah yang berjalan menuju Allah Ta’ala.</p>
<p>Kembalilah saudaraku ..kepada Allah Ta’ala, agar engkau kembali menjadi telaga kebaikan yang selalu mengalirkan manfaat untuk umatmu.</p>
<p>Saudaraku, berikut ini sebagian kiat dan asbab yang akan membantumu untuk tetap teguh dan istiqomah dengan izin Allah Ta’ala :<br />
   1. Do’a yang tulus, berdo’alah,</p>
<p>يا مقلب القلوب ثبت قلبي على دينك</p>
<p>“Hai Yang Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas din-Mu”.</p>
<p>   1. Carilah teman yang baik dan sholeh, yang akan membantumu untuk ta’at kepada Allah.<br />
   2. Jauhkan dirimu dari teman-teman yang tidak baik.<br />
   3. Jagalah Kitabullah, dengan membaca, menghapal dan mempelajari makna-makna serta hokum-hukumnya, ketahuilah Al  Qur’an adalah obat hati yang sakit.<br />
   4. Jagalah ibadah-ibadah fardhu dan ibadah-ibadah nafilah yang mengiringinya.<br />
   5. Menuntut ilmu sya’ri dan menghadiri majelis-majelis ilmu.<br />
   6. Takut kepada dosa dan akibatnya, karena dosa adalah penyebab su-ul khotimah.<br />
   7. Membaca buku-buku yang bermanfa’at, mengikuti daurah-daurah ilmiyah dan dakwiyah.<br />
   8. Ghoddul Bashor, percayalah dengan ghoddul bashor hatimu akan lebih tenang dan terasa manisnya keimanan.</p>
<p>10.  Ingatlah permusuhan syetan terhadapmu dalam setiap detik. Dan bahwasanya ia senantiasa mengintai kelengahanmu serta menggunakannya untuk menyeretmu menjadi temannya di neraka kelak.</p>
<p>Terakhir saudaraku, kalimat-kalimat ini mungkin keras dan tajam, akan tetapi ia memancar dari cinta yang tulus, hatiku lebih dahulu mengatakannya sebelum penaku menorehkannya, karena kasihan kepadamu saudaraku tercinta. Tidak ada yang kuinginkan melainkan kebaikan untukmu. Semoga Allah Ta’ala melimpahkan rahmatNya untuk kita …</p>
<p>Dan sampai bertemu di atas jalan kebaikan dengan izin Allah Ta’ala, semoga Allah menjagamu saudaraku.</p>
<p>ditulis kembali dari : http://www.facebook.com/home.php#!/notes/ahsantv-indonesia/saudarakukembalilah-/228472790502099, Ustadz Abu Zubeir Al-Hawary</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/justzul.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/justzul.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/justzul.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/justzul.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/justzul.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/justzul.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/justzul.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/justzul.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/justzul.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/justzul.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/justzul.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/justzul.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/justzul.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/justzul.wordpress.com/454/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=454&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://justzul.wordpress.com/2011/05/28/saudaraku-dan-diriku-kembalilah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4285731b25bb90794d49b570e59bbfa4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">justzul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Analisis Risiko Kesehatan Pajanan Benzena Melalui Penentuan    Level Trans, Trans-Muconic Acid dalam Urin Pada Karyawan di SPBU ‘X’, Jakarta Utara 2010</title>
		<link>http://justzul.wordpress.com/2011/05/16/analisis-risiko-kesehatan-pajanan-benzena-melalui-penentuan-level-trans-trans-muconic-acid-dalam-urin-pada-karyawan-di-spbu-%e2%80%98x%e2%80%99-jakarta-utara-2010/</link>
		<comments>http://justzul.wordpress.com/2011/05/16/analisis-risiko-kesehatan-pajanan-benzena-melalui-penentuan-level-trans-trans-muconic-acid-dalam-urin-pada-karyawan-di-spbu-%e2%80%98x%e2%80%99-jakarta-utara-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 02:29:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>justzul</dc:creator>
				<category><![CDATA[DARI SAYA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://justzul.wordpress.com/?p=434</guid>
		<description><![CDATA[bagi anda yang sedang/berencana melakukan penelitian mengenai ANALISA RISIKO KESEHATAN PAJANAN BENZENA, barangkali membantu, silahkan meng unduh tulisan kecil saya yang merupakan tugas akhir pendidikan saya di UNIVERSITAS INDONESIA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT, DEPARTEMEN KESEHATAN LINGKUNGAN TAHUN 2010. sebagai gambaran, tulisan saya ini adalah mengenai analisis risiko pajanan benzena. umumnya penelitian risiko pajanan Benzena (dan zat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=434&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.epa.gov/ttn/atw/3_90_024.html"><img alt="" src="http://www.epa.gov/oar/oaqps/air_risc/024_p2a.gif" class="alignleft" width="410" height="300" /></a>bagi anda yang sedang/berencana melakukan  penelitian mengenai <a href="http://arrahman29.files.wordpress.com/2008/02/ph-a-130208.pdf">ANALISA RISIKO KESEHATAN</a> PAJANAN BENZENA, barangkali membantu, silahkan meng unduh tulisan kecil saya yang merupakan tugas akhir pendidikan saya di <a href="http://www.fkm.ui.ac.id/index.php">UNIVERSITAS INDONESIA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT</a>, DEPARTEMEN KESEHATAN LINGKUNGAN TAHUN 2010. </p>
<p>sebagai gambaran, tulisan saya ini adalah mengenai analisis risiko pajanan benzena. umumnya penelitian risiko pajanan Benzena (dan zat &#8211; zat yang lain) di dapat dengan terlebih dahulu mengukur konsentrasinya pada media pajanan. namun pada penelitian ini<span id="more-434"></span>, saya memulai dengan mengukur <a href="http://www.epa.gov/IRIS/subst/0276.htm#carc">BIOLOGICAL EXPOSURE INDICES</a> dari <a href="http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1009737/pdf/brjindmed00130-0050.pdf">TRANS,TRANS-MUCONIC ACID</a> sebagai indikator pajanan <a href="http://www.atsdr.cdc.gov/ToxProfiles/tp3.pdf">BENZENA</a> terlebih dahulu dari urin karyawan SPBU. kemudian dengan persamaan yang saya dapatkan dari buku <a href="http://books.google.co.id/books?id=P2nSv3N_tncC&amp;pg=PA45&amp;lpg=PA45&amp;dq=bei+trans,trans-muconic+acid&amp;source=bl&amp;ots=jcJLwMhODT&amp;sig=xWDB_Tcjwfr-Yw-zuhhXHBYuvSk&amp;hl=id&amp;ei=eMkdTY6jLIrKvQPNxKX5DQ&amp;sa=X&amp;oi=book_result&amp;ct=result&amp;resnum=3&amp;ved=0CCwQ6AEwAg#v=onepage&amp;q=bei%20trans%2Ctrans-muconic%20acid&amp;f=true">BIOLOGICAL MONITORING : A PRACTICAL&gt;&gt; FIELD MANUAL (AIHA, 2004)</a>, saya mendapatkan konsentrasi pajanan BENZENA di udara tanpa harus mengukur konsentrasinya.</p>
<p><img alt="" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcT22c9UD6OlyCPen4IwpKM8sDjlmd4DuBNtnWMQlCihmgI9UAD4" class="alignleft" width="87" height="130" />monggo klo mau ngunduh, klik aja langsung di <a href="http://www.4shared.com/file/_H6OKzEq/Analisis_Risiko_Kesehatan_Paja.html">TKP</a>. SEMOGA BERMANFAAT.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/justzul.wordpress.com/434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/justzul.wordpress.com/434/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/justzul.wordpress.com/434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/justzul.wordpress.com/434/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/justzul.wordpress.com/434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/justzul.wordpress.com/434/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/justzul.wordpress.com/434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/justzul.wordpress.com/434/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/justzul.wordpress.com/434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/justzul.wordpress.com/434/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/justzul.wordpress.com/434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/justzul.wordpress.com/434/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/justzul.wordpress.com/434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/justzul.wordpress.com/434/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=434&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://justzul.wordpress.com/2011/05/16/analisis-risiko-kesehatan-pajanan-benzena-melalui-penentuan-level-trans-trans-muconic-acid-dalam-urin-pada-karyawan-di-spbu-%e2%80%98x%e2%80%99-jakarta-utara-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4285731b25bb90794d49b570e59bbfa4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">justzul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.epa.gov/oar/oaqps/air_risc/024_p2a.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcT22c9UD6OlyCPen4IwpKM8sDjlmd4DuBNtnWMQlCihmgI9UAD4" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>do&#8217;a penawar duka dan kesedihan&#8230;</title>
		<link>http://justzul.wordpress.com/2011/05/11/doa-penawar-duka-dan-kesedihan/</link>
		<comments>http://justzul.wordpress.com/2011/05/11/doa-penawar-duka-dan-kesedihan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 May 2011 14:47:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>justzul</dc:creator>
				<category><![CDATA[ISINYA INFO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://justzul.wordpress.com/?p=430</guid>
		<description><![CDATA[siapa yang tak pernah merasakan kerasnya hantaman dan terpaan gelombang kehidupan? membuat hati terguncang dan jiwa porak &#8211; poranda. sehingga keputus asaan datang menghampiri, menawarkan jalan syetan dan kesesatan. mari mengenal sebuah do&#8217;a, sebagai obat serta penawar semua itu&#8230;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=430&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>siapa yang tak pernah merasakan kerasnya hantaman dan terpaan gelombang kehidupan? membuat hati terguncang dan jiwa porak &#8211; poranda. sehingga keputus asaan datang menghampiri, menawarkan jalan syetan dan kesesatan. mari mengenal sebuah do&#8217;a, sebagai obat serta penawar semua itu&#8230;  <img src="http://justzul.files.wordpress.com/2011/05/doa-penawar-duka3.jpg?w=614" alt="" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/justzul.wordpress.com/430/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/justzul.wordpress.com/430/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/justzul.wordpress.com/430/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/justzul.wordpress.com/430/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/justzul.wordpress.com/430/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/justzul.wordpress.com/430/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/justzul.wordpress.com/430/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/justzul.wordpress.com/430/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/justzul.wordpress.com/430/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/justzul.wordpress.com/430/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/justzul.wordpress.com/430/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/justzul.wordpress.com/430/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/justzul.wordpress.com/430/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/justzul.wordpress.com/430/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=430&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://justzul.wordpress.com/2011/05/11/doa-penawar-duka-dan-kesedihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4285731b25bb90794d49b570e59bbfa4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">justzul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://justzul.files.wordpress.com/2011/05/doa-penawar-duka3.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>kisah istri &#8211; istri yang meng ghibahi sang suami&#8230;</title>
		<link>http://justzul.wordpress.com/2011/03/09/kisah-istri-istri-yang-meng-ghibahi-sang-suami/</link>
		<comments>http://justzul.wordpress.com/2011/03/09/kisah-istri-istri-yang-meng-ghibahi-sang-suami/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Mar 2011 19:23:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>justzul</dc:creator>
				<category><![CDATA[ISINYA INFO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://justzul.wordpress.com/?p=404</guid>
		<description><![CDATA[Suami Sejati ( bag 6) &#8220;Kisah Abu Zar&#8217; dan Ummu Zar&#8217;&#8221;.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=404&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://firanda.com/index.php/artikel/keluarga/133-suami-sejati-bag-6-qkisah-abu-zar-dan-ummu-zarq">Suami Sejati ( bag 6) &#8220;Kisah Abu Zar&#8217; dan Ummu Zar&#8217;&#8221;</a>.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/justzul.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/justzul.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/justzul.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/justzul.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/justzul.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/justzul.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/justzul.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/justzul.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/justzul.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/justzul.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/justzul.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/justzul.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/justzul.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/justzul.wordpress.com/404/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=justzul.wordpress.com&amp;blog=9663909&amp;post=404&amp;subd=justzul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://justzul.wordpress.com/2011/03/09/kisah-istri-istri-yang-meng-ghibahi-sang-suami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4285731b25bb90794d49b570e59bbfa4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">justzul</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
